"The next society will be the knowledge society. Knowledge will be its key resource, and knowledge workers will be the dominant group in its workforce" - Drucker
Manajemen pengetahuan adalah kunci untuk kinerja dan kelangsungan hidup organisasi dalam lingkungan ekonomi, teknologi, politik, dan sosial yang terus berubah.
Namun demikian, manajemen pengetahuan sulit untuk didefinisikan, karena
Kata pengetahuan memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda
Beberapa peneliti fokus pada manajemen pengetahuan individu, sementara yang lain tertarik pada manajemen pengetahuan di tingkat komunitas atau perusahaan
Keragaman tipologi pengetahuan dapat menyesatkan
Kesulitan dalam mendefinisikan manajemen pengetahuan sebagian karena sifat pengetahuan yang kompleks dan tidak berwujud
Manajemen pengetahuan perlu didukung oleh perangkat lunak yang disebut alat manajemen pengetahuan.
Alat perangkat lunak yang digunakan untuk mendukung manajemen pengetahuan memungkinkan penangkapan pengetahuan, penyimpanan pengetahuan dalam repositori, distribusi pengetahuan melalui akses yang andal dan aman dari berbagai lokasi, pencarian pengetahuan, dan berbagi pengetahuan melalui kolaborasi antar orang bahkan jika mereka tidak berada di lokasi geografis yang sama
Diagram tersebut menunjukkan bahwa strategi manajemen pengetahuan dalam suatu organisasi merupakan hasil dari keseluruhan strategi organisasi.
Jadi, untuk mengelola pengetahuan, beberapa organisasi memiliki strategi terpusat sementara yang lain menerapkan strategi desentralisasi atau strategi perantara sebagian tersentralisasi dan sebagian lagi terdesentralisasi. Strategi manajemen pengetahuan menghasilkan rekomendasi untuk empat komponen sistem manajemen pengetahuan.
Kesimpulan
Dalam mendefinisikan manajemen pengetahuan penting untuk memperhatikan keempat aspek yaitu aspek teknologi, aspek sumber daya manusia, aspek proses, dan aspek konteks
Keempat aspek dari manajemen pengetahuan memiliki karakteristik, dan pendorong efisiensi dari aspek-aspek tersebut
Comments
Post a Comment